TELUR AYAM DIERAMI INDUK BEBEK, APA BISA?
Hallo semua, terima kasih sudah mau mampir di blog aku. Di artikel ini aku akan menjawab pertanyan kalian terkait judul diatas, yaitu apakah telur ayam bisa menetas jika dierami hewan lain, salah satunya bebek. Jawabannya iya, tapi dengan syarat dan ketentuan berlaku ya.
Jadi kenapa saya begitu
yakin, karena saya menulis ini based on
apa yang sudah aku alami dan real. Jadi
begini ceritanya. Ada 3 telur ayam yang tidak dierami induknya karena telur
lainnya sudah menetas menyebabkan induk nya tidak mau mengerami lagi. Lalu gimana
nasib 3 telur itu padahal tinggal beberapa hari lagi menetas pastinya kan. Maka
dari itu aku punya ide untuk memasukkan telur itu ke kandang bebek untuk
dierami.
Tapi sebelum itu,
telur-telur itu harus disortir terlebih dahulu, karena pasti ada telur yang
tidak isi maksudnya tidak akan berkembang karena memang tidak pernah dibuahi.
Telur kosong ini biasanya akan berbau busuk ketika dipecah. Cara memilihnya
gampang sekali, berikut caranya ya:
1. Ambil senter atau bisa juga senter hp
2. Lalu senterin setiap telurnya, telur
yang tidak dibuahi biasanya transparan berwarna merah
3. Sedangkan telur yang bisa berkembang
secara berat lebih berat tentunya, dan jika disenterin tidak transparan merah
gitu.
4. Itu saja caranya
Lanjut setelah sudah
tahu mana telur yang berisi dan mana yang kosong, kemudian taruh ke eraman unggas
lainnya. Jika ada induk ayam lainnya utamakan supaya dierami ayam saja. Namun
jika adanya bebek ya bisa-bisa saja karena pengalaman pada telur ayam ku itu
justru pakai induk bebek. Karena dari pengamatan anak ayam ku yang sudah
ditetaskan induk bebek, bebeknya tidak mau mengerami lagi ketika sudah menetas,
mungkin tahu bentuknya berbeda jadi ga mau. Oleh karena itu ketika sudah
menetas langsung aku pisahkan dan ku taruh di kardus dengan lampu untuk
penghangatnya, seperti scene nya Spongebob
Squarepants di sekolah mengemudi yang ada telur di kotak penghangat itu
lho, tahu kan, ga tahu ya udah deh.
Ada satu hal yang juga penting
adalah, umur telurnya ya. Telur yang aku pakai adalah telur ayam kampung yang
sudah berkembang dan tinggal 1 minggu-an menetas. Jadi tinggal sebentar lagi
keluar, kan sayang kalau harus mati di dalamnya kan. Pertanyaannya bagaimana
jika pakai telur baru? Aku belum tahu pastinya. Tetapi jika telur baru itu dari
induk, maka kembalikan ke induknya saja, ngapain juga kan ribet-ribet adopsiin
ke induk lain. Beda lagi kalau telur baru itu tidak punya induk karena nemu di warung,
jangan dibuat ribet. Kalau tidak mau spekulasi sama telurnya nanti jadi apa
enggak, mending sekalian dibuat masak aja yang sudah pasti, ya kan. Sekian.
Disclaimer
: Pengalaman ini berasal dari keisengan belaka, memasukkan telur ayam ke eraman
induk bebek, dan gak nyangka bisa menetas juga.
TELUR
AYAM DIERAMI INDUK UNGGAS LAINNYA
Comments
Post a Comment